Tata cara menyalatkan mayit

Tuntunan shalat jenazah : Niat, 4x Takbir, Salam
Bacaan niat:
(jenasah Pria) USHALLII ‘ALAA HAADZAL MAYYITI  LILLAAHITA’ AALAA.
(jenasah Perempuan) USHALLII ‘ALAA HAADZihiL MAYYItaTI  LILLAAHITA’ AALAA.
  1. Takbir pertama: Tanpa perlu membaca istiftah langsung berta’aawudz (أَعُوّْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ) dan membaca basmalah. Diikuti dengan bacaan Al-Fatihah.
  2. Takbir kedua dan diikuti dengan ucapan shalawat kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam semisal shalawat yang dibaca pada tasyahud akhir dalam shalat fardhu.
  3. Takbir ketiga dan mendoakan si mayit dengan doa-doa yang terdapat dalam hadits-hadits yang shahih.
    ALLAAHUMMAGHFIR LAHU WARHAMHU WA’AAFIHI’ WA’FU ‘ANHU WA AKRIM NUZULAHU WAWASSi: MAD-KHALAHU WAGHSILHU BILMAA’I WATS TSALJI WAL-BARADI WANAQQIHI MINAL KHATHAAYAA KAMAA YUNAQQATS TSAUBUL ABYADHU MINAD DANASI WA ABDILHU DAARAN KHAIRAN MIN DAARIHI WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLIHI WA ZAUJAN KHAIRAN MINZAU-JIHIWAQIHIFTTNATALQABRI WA ‘ADZAABAN NAARI.

    u/mayyit perempuan Yaitu dengan mengubah semua dhamir-nya menjadi dhamir muannats (kata ganti jenis perempuan). tiap akhiran HU ganti HA

  4. Takbir keempat (terakhir), berhenti sejenak.
  5. Salam ke arah kanan dengan satu kali salam dan ke arah kiri dengan satu kali salam.
Advertisements

Haramnya (alat)musik

Sebuah riwayat dari Abu ‘Amir atau Abu Malik Al Asy’ari telah menceritakan bahwa dia tidak berdusta, lalu dia menyampaikan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِى أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ،

Layakunanna min ummatii aqwaamun yastahilluunal hiro wal hariiro wal khomro wal ma’aazifa.

Sungguh, benar-benar akan ada di kalangan umatku sekelompok orang yang menghalalkan zina, sutera, khamr, dan alat musik.